Pasca Gempa Sulawesi Utara Pertamina Jamin Distribusi BBM Aman 2026

Selasa, 09 Juni 2026 | 23:06:41 WIB
Ilustrasi Pom Pertamina.

JAKARTA – Manajemen Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menjamin pasokan energi serta distribusi bahan bakar minyak tetap berjalan normal setelah gempa magnitudo 7,7 mengguncang Sulawesi Utara.

"Kami ingin memastikan semua fasilitas energi dalam keadaan normal pascagempa," kata Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Lilik Hardiyanto melalui keterangan tertulisnya diterima di Palu, Senin.

Lilik memaparkan bahwa seluruh fasilitas operasional di Sulut terus dipantau secara ketat, dan pasokan energi bagi masyarakat tetap menjadi perhatian utama dengan mengutamakan aspek keselamatan.

Pihak Pertamina juga menyampaikan rasa simpati serta dukungan moril yang mendalam bagi segenap kelompok masyarakat yang terdampak oleh bencana alam di beberapa lokasi.

"Kami terus memantau perkembangan situasi and memastikan kesiapan infrastruktur energi, supaya pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik selama masa tanggap darurat," ujarnya.

Sementara itu, Integrated Terminal Manager Bitung Arman Prastiono mengutarakan bahwa sesaat setelah gempa terjadi, Pertamina langsung mengaktifkan prosedur darurat demi memproteksi keselamatan para pekerja.

Mengingat faktor keselamatan diposisikan sebagai prioritas utama dalam setiap kondisi darurat, tim teknis lapangan langsung melaksanakan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap sarana operasional.

"Hasil pengecekan menunjukkan fasilitas utama Integrated Terminal Bitung dalam kondisi aman dan siap mendukung penyaluran energi kepada masyarakat," ucapnya.

Arman menguraikan bahwa sebagai tindakan preventif atas risiko tsunami, operasional Fuel Terminal Tahuna dihentikan untuk sementara waktu mengikuti arahan pemda dan BPBD.

Berdasarkan hasil inspeksi awal di lapangan, seluruh infrastruktur operasional pada Fuel Terminal Tahuna dipastikan berada dalam kondisi aman tanpa mengalami kerusakan yang mengganggu.

"Operasional Fuel Terminal Tahuna akan kembali dijalankan setelah terdapat informasi resmi dari BMKG dan instansi berwenang yang menyatakan kondisi telah aman untuk beroperasi," tutur Arman.

Selanjutnya, fasilitas energi Pertamina lain di zona terdampak seperti Integrated Terminal Gorontalo serta Aviation Fuel Terminal Sam Ratulangi terpantau aman setelah diperiksa secara menyeluruh.

"Seluruh fasilitas tersebut tetap beroperasi untuk melayani kebutuhan energi masyarakat," kata dia.

Arman mengimbuhkan jika perusahaan terus berkoordinasi secara intensif dengan pemerintah daerah, BPBD, dan BMKG agar setiap kebijakan mitigasi selaras dengan kondisi riil lapangan.

Terkini