Pertemuan Prabowo-Lukashenko Lahirkan Peta Jalan Kerja Sama

Jumat, 03 Juli 2026 | 18:42:01 WIB
Prabowo dan Presiden Belarus Luncurkan Peta Jalan 2026-2030 [FOTO: NET].

JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto melangsungkan pertemuan dengan Presiden Republik Belarus Alexander Lukashenko di Istana Negara, Jakarta pada hari ini, Kamis (2/7/2026). 

Melalui forum tersebut, diluncurkan cetak biru penguatan kerja sama Indonesia-Belarus atau Road Map for Bilateral Cooperation 2026–2030.

Prabowo memaparkan bahwa peta jalan tersebut bakal menjadi landasan bagi pengembangan hubungan bilateral kedua belah pihak untuk kurun waktu lima tahun mendatang.

"Peta jalan ini mencerminkan komitmen bersama untuk kerjasama yang lebih terarah dan konkret," kata Prabowo di Istana Negara pada Kamis (2/7/2026).

Prabowo selanjutnya menitikberatkan kemitraan di sektor ketahanan pangan. Menurutnya, kedua negara mempunyai potensi yang saling mengisi guna memperkokoh kemitraan di sektor pertanian modern, pupuk, alat dan teknologi pertanian, serta alat berat. Oleh sebab itu, kerja sama kedua negara pada sektor ketahanan pangan bakal diintensifkan.

Di sektor ekonomi, kedua belah pihak bermufakat untuk terus memperlebar kemitraan yang menyokong agenda pembangunan nasional di masing-masing negara.

"Ke depan kerjasama akan difokuskan pada pengembangan industri, modernisasi pertanian, penguatan rantai pasok serta kerjasama teknologi," ujarnya.

Pada sektor perdagangan, Prabowo memberikan apresiasi atas langkah Belarus yang telah merampungkan proses ratifikasi perjanjian Indonesia-Eurasian Economic Union Free Trade Agreement.

Di sektor industri, Prabowo memandang bahwa peluang terbuka lebar dalam peningkatan investasi serta joint venture antar-pelaku usaha kedua negara, terutama pada industri manufaktur, otomotif, kendaraan berat, dan agroindustri.

Sedangkan pada sektor sosial budaya serta pengembangan sumber daya manusia, kedua negara mendorong kemitraan yang kian erat lewat pertukaran budaya, serta penguatan sinergi antara lembaga pendidikan dan pelatihan vokasi.

Terkini