PM Singapura Bakal Adakan Pertemuan Tahunan dengan Prabowo Besok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:50:31 WIB
Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi Ke 46 ASEAN, di Kuala Lumpur Convention Center, Senin (26/5/2025)./

JAKARTA - Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong bersama Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan melangsungkan agenda Pertemuan Tahunan Pemimpin Singapura-Indonesia (Leaders’ Retreat) di Jakarta pada 6 Juli 2026.

“Mereka juga akan menerima informasi terbaru tentang proyek-proyek bilateral yang telah dilakukan sejak Leaders’ Retreat terakhir pada Juni 2025 di Singapura,” mengutip siaran pers Kantor Perdana Menteri Singapura, Minggu.

Di samping itu, kedua belah pihak juga bakal menjajaki instrumen baru demi memperkokoh kolaborasi di berbagai sektor yang saling menguntungkan bagi Singapura dan Indonesia, sekaligus berdiskusi seputar situasi regional serta global.

Agenda kali ini bakal menjadi forum tatap muka kedua bagi kedua kepala negara, sekaligus mempertegas kembali kedalaman hubungan bilateral kedua negara serta komitmen bersama untuk mengintensifkan kemitraan.

Dalam lawatan ini, Perdana Menteri Wong bakal didampingi oleh Wakil Perdana Menteri merangkap Menteri Perdagangan dan Industri Gan Kim Yong, Menteri Koordinator Pelayanan Publik dan Menteri Pertahanan Chan Shun Sing, serta Menteri Luar Negeri Vivian Balakrishnan.

Tidak hanya itu, jajaran kabinet lain yang ikut serta mendampingi adalah Menteri Pembangunan Sosial dan Keluarga Masagos Zulkifli bersama Menteri Tenaga Kerja selaku penanggung jawab sektor Energi dan Sains & Teknologi Tan See Leng.

Berdasarkan data dari situs resmi Kementerian Sekretariat Negara RI, pelaksanaan Leaders’ Retreat pada tahun 2025 silam sukses menelurkan hasil nyata berupa 19 poin kesepakatan strategis di beragam lini.

Melansir dari laman resmi Istana Kepresidenan RI, forum Leaders’ Retreat 2025 tersebut juga mengawal momentum penandatanganan lima nota kesepahaman (MoU) antara pihak Indonesia dan Singapura.

Kelima kesepakatan itu mencakup “Joint Report to Leaders” yang berasal dari Enam Kelompok Kerja Kerja Sama Ekonomi Bilateral, serta Kerja Sama Keamanan Pangan dan Teknologi Pertanian antara Kementerian Pertanian RI dan otoritas terkait Singapura.

Untuk MoU ketiga berkaitan dengan Kerja Sama Pembangunan Kawasan Industri Berkelanjutan antara pihak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI dengan Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura.

Selanjutnya, dokumen kesepakatan keempat mengatur tentang Perdagangan Listrik Lintas Batas, serta nota kesepahaman kelima mengenai proyek Penangkapan dan Penyimpanan Karbon antara jajaran Kementerian ESDM RI dan kementerian mitra dari Singapura.

Terkini