Gagal di Piala Dunia 2026, Roberto Martinez Tinggalkan Portugal

Selasa, 07 Juli 2026 | 04:39:31 WIB
Portugal Tersingkir, Roberto Martinez Mundur dari Kursi Pelatih [FOTO: NET].

JAKARTA - Roberto Martinez memutuskan untuk menanggalkan jabatannya sebagai juru taktik tim nasional Portugal pasca-kandasnya langkah skuad asuhannya di fase 16 besar Piala Dunia 2026.

Ketetapan tersebut disiarkan secara resmi menyusul hasil minor kekalahan tipis 0-1 dari Spanyol dalam laga yang digelar di Stadion Dallas, Amerika Serikat pada Selasa dini hari WIB.

"Ini adalah akhir dari sebuah siklus. Penting bagi tim untuk memiliki suara baru dan pemimpin baru," kata Martinez usai pertandingan yang dikutip dari TNT Sports.

"Saya akan membawa semua kenangan ini bersama saya. Saya berharap Portugal juga memiliki kenangan indah selama tiga setengah tahun saya menjadi pelatih. Ini adalah pengalaman terbaik dalam hidup saya."

Martinez memberikan penegasan bahwa keputusan krusial ini bukanlah perkara yang telah dirancang jauh-jauh hari sebelum kompetisi akbar tersebut digulirkan. Juru strategi asal Spanyol itu mengonfirmasi dirinya cuma mengusung satu misi utama saat menginjakkan kaki di Amerika Serikat, yakni mengantar Portugal merebut takhta juara dunia.

"Keputusan ini belum ditentukan sebelumnya. Saya datang dengan tujuan memenangkan Piala Dunia, dan karena saya tidak berhasil melakukannya, tidak masuk akal bagi saya untuk terus lanjut (latih Portugal)," ujarnya.

Langkah perjuangan Portugal pada ajang Piala Dunia 2026 kudu berakhir secara dramatis sehabis gol telat Mikel Merino di menit ke-90+1 mengunci keunggulan 1-0 bagi kemenangan Spanyol.

Hasil pertandingan tersebut sukses mengantarkan La Roja menembus perempat final, sekaligus memulangkan Selecao das Quinas dari turnamen.

Martinez sendiri resmi didapuk sebagai pelatih kepala Portugal pada Januari 2023 setelah sebelumnya menakhodai timnas Belgia. Sepanjang kurun waktu tiga setengah tahun masa baktinya, ia sukses mengantar Portugal melaju ke perempat final Piala Eropa 2024, mengamankan takhta juara UEFA Nations League 2025 usai menumbangkan Spanyol lewat drama adu penalti, serta finis di babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Di panggung Piala Dunia 2026, Portugal merampungkan fase awal sebagai runner-up Grup G setelah memetik hasil seri kala bersua Republik Demokratik Kongo dan Kolombia, serta mengemas kemenangan mencolok 5-0 atas Uzbekistan.

Mereka berikutnya berhasil mendepak Kroasia berkat gol penentu kemenangan di menit-menit krusial akhir laga sebelum langkahnya akhirnya dibendung oleh Spanyol.

Kandasnya Portugal di tangan Spanyol ini pun sekaligus menjadi penanda dari ujung berakhirnya era emas Cristiano Ronaldo bersama skuad tim nasional di panggung Piala Dunia.

Penyerang legendaris berumur 41 tahun tersebut sebelumnya memang telah membulatkan tekad bahwa turnamen di kawasan Amerika Utara ini bakal menjadi panggung Piala Dunia pamungkas sepanjang perjalanan karier internasionalnya.

Skuad Portugal saat ini bakal segera memindahkan fokus utama mereka guna bersiap mengemban tugas sebagai salah satu pihak penyelenggara atau tuan rumah Piala Dunia 2030, berkolaborasi bersama Spanyol dan Maroko.

Terkini