Perbandingan Desain iPhone Ultra vs Galaxy Z Fold 8 dari Unit Dummy

Selasa, 07 Juli 2026 | 05:53:31 WIB
iPhone Ultra vs Galaxy Z Fold 8.

JAKARTA - Bocoran perbandingan awal antara perangkat lipat iPhone Ultra dan Galaxy Z Fold 8 mulai mencuat ke publik lewat kehadiran model casing serta unit dummy kedua gawai tersebut. Munculnya bocoran ini menyuguhkan gambaran perdana mengenai konsep desain yang bakal diterapkan oleh Apple dan Samsung pada segmen ponsel lipat premium mereka.

Produk Galaxy Z Fold 8 dilaporkan bakal mengusung bentuk bodi yang lebih ramping serta berbobot ringan, sedangkan varian iPhone Ultra diprediksi mempunyai dimensi lebih tebal dan berat. Kedua gawai pintar papan atas ini dijadwalkan meluncur pada paruh kedua tahun 2026 dengan mengusung strategi bersaing yang berbeda.

Dalam urusan estetika, pihak Apple dikabarkan lebih condong memakai bentuk membulat demi mendongkrak aspek kenyamanan para pengguna untuk pemakaian jangka panjang. Di sisi lain, bingkai melengkung serta penataan kamera pada seri iPhone Ultra sengaja dipersiapkan guna memaksimalkan sisi ergonomis gawai.

Berbeda dengan kompetitornya, Samsung dirumorkan merancang bodi Galaxy Z Fold 8 dengan potongan tegas yang dipadukan layar eksternal lebih tinggi serta bezel tipis. Kendati begitu, kedua ponsel lipat ini sama-sama mengadopsi panel layar 120Hz dengan tingkat kecerahan mencapai 2.500 hingga 2.600 nits.

Kedua vendor raksasa tersebut juga digosipkan bakal membawa inovasi teknologi mutakhir pada bagian layar lipat agar tidak meninggalkan bekas lipatan yang kentara. Untuk sektor kamera, Samsung menyiapkan dua lensa 50MP jenis utama dan ultrawide, sementara Apple memasang dua sensor beresolusi 48MP.

Hal yang cukup unik adalah kedua tipe ponsel lipat kelas atas ini dirumorkan sama sekali tidak akan dilengkapi oleh ketersediaan lensa telefoto. Keputusan tersebut sengaja diambil oleh masing-masing pabrikan dengan tujuan utama untuk menjaga dimensi ketebalan gawai agar tetap ramping serta efisien.

Beralih ke sektor pacu, Samsung Galaxy Z Fold 8 diprediksi mengandalkan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 guna melibas kebutuhan multitasking dan komputasi berat. Sementara itu, iPhone Ultra akan ditenagai oleh chipset A20 Pro berfabrikasi 2 nanometer yang diklaim jauh lebih efisien dalam penggunaan daya.

Urusan penyuplai daya juga menunjukkan perbedaan, di mana iPhone Ultra dibekali baterai 5.800 mAh, lebih besar dari rumor baterai Galaxy Z Fold 8 yang berkapasitas 4.800 mAh.

Untuk urusan sistem operasi, Samsung tetap mempertahankan keunggulan fitur multitasking khas ponsel lipat mereka, lengkap dengan kehadiran fitur Dex bernuansa desktop. Di lain sisi, Apple dikabarkan merancang antarmuka khusus yang menyerupai tampilan iPadOS dengan konektivitas yang erat ke sesama ekosistemnya.

Mengenai estimasi harga, unit iPhone Ultra diproyeksikan bakal dipasarkan pada kisaran harga Rp32,6 juta sampai dengan Rp40,7 juta. Nilai jual tersebut tergolong lebih tinggi dibandingkan dengan taksiran harga jual Galaxy Z Fold 8 yang diprediksi berada di bawah angka Rp29,3 juta.

Terkini