Mitos dan Fakta Tidur Pakai Bra untuk Kesehatan Perempuan

Mitos dan Fakta Tidur Pakai Bra untuk Kesehatan Perempuan
Ilustrasi Tidur.

JAKARTA - Sebagian perempuan merasa lebih nyaman tidur dengan mengenakan bra, sementara yang lain memilih melepasnya sebelum beristirahat. Lantas, apakah tidur memakai bra berbahaya bagi kesehatan?

Berbagai mitos beredar, mulai dari anggapan bahwa tidur memakai bra dapat menghambat aliran darah hingga meningkatkan risiko kanker payudara. Namun, para ahli mengatakan bahwa sebagian besar anggapan tersebut tidak didukung bukti ilmiah.

Menurut dr. Lucky Sekhon, dokter spesialis obstetri dan ginekologi (OBGYN), tidur menggunakan bra dapat memberikan manfaat bagi perempuan yang merasa tidak nyaman akibat perubahan pada payudara.

Kondisi tersebut misalnya terjadi saat payudara membengkak karena perubahan hormon, masa menyusui, atau ketika sedang menghentikan proses menyusui. Dalam situasi seperti itu, bra dapat memberikan dukungan tambahan sehingga rasa tidak nyaman berkurang.

Meski demikian, manfaat tersebut lebih berkaitan dengan kenyamanan pribadi dibanding manfaat kesehatan jangka panjang. Banyak orang juga percaya bahwa memakai bra saat tidur dapat mencegah payudara kendur.

Namun, ahli bedah payudara dr. Heather Richardson menjelaskan, hingga saat ini belum ada bukti yang menunjukkan bahwa penggunaan bra sepanjang malam dapat mempertahankan bentuk payudara.

“Tidak ada bukti bahwa dukungan tambahan sepanjang malam memiliki pengaruh signifikan terhadap jaringan payudara,” ujar Richardson, seperti disadur Byrdie, Selasa (23/6/2026).

Ia menambahkan, faktor genetik dan riwayat menyusui memiliki pengaruh yang jauh lebih besar terhadap bentuk payudara dibanding kebiasaan memakai bra saat tidur. Salah satu mitos yang paling sering beredar adalah anggapan bahwa tidur memakai bra dapat meningkatkan risiko kanker payudara.

Faktanya, para ahli menyatakan tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim tersebut. Sekhon menegaskan, tidur mengenakan bra tidak menyebabkan gangguan sirkulasi darah, kanker payudara, maupun menghambat pertumbuhan payudara.

“Berlawanan dengan rumor yang umum beredar, tidur dengan bra tidak mengganggu sirkulasi darah, tidak menyebabkan kanker payudara, dan tidak menghambat pertumbuhan payudara,” kata Sekhon.

Karena itu, perempuan tidak perlu khawatir jika merasa lebih nyaman tidur dengan bra. Sebaliknya, mereka yang memilih tidur tanpa bra juga tidak perlu takut bahwa bentuk payudara akan berubah akibat kebiasaan tersebut.

Pilihan menggunakan atau melepas bra saat tidur pada dasarnya lebih ditentukan oleh kenyamanan masing-masing individu. Meski tidak berbahaya, penggunaan bra saat tidur tetap memerlukan perhatian terhadap kebersihan dan kenyamanan.

Phoebe Kunitomi, pendiri merek pakaian dalam Okko mengungkap, bra yang kotor dapat memicu masalah kulit. Minyak, keringat, dan bakteri yang menumpuk pada bra berpotensi menyebabkan iritasi atau jerawat di area dada.

Oleh karena itu, jika memilih tidur memakai bra, sebaiknya gunakan bra yang bersih dan tidak sama dengan yang telah dipakai seharian beraktivitas. Para ahli juga menyarankan memilih bra berbahan lembut seperti katun atau bahan yang halus di kulit.

Bra tanpa kawat sering dianggap lebih nyaman digunakan saat tidur karena tidak memberikan tekanan berlebih pada tubuh. Bagi yang menginginkan sedikit dukungan tetapi merasa bra terlalu ketat saat tidur, alternatif seperti tank top atau camisole yang pas di tubuh dapat menjadi pilihan.

Tidak ada aturan khusus yang mengharuskan seseorang memakai atau melepas bra saat tidur. Selama nyaman, tidak menyebabkan iritasi, dan menjaga kebersihan pakaian yang digunakan, kedua pilihan tersebut sama-sama aman untuk kesehatan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index