Pentingnya Hyaluronic Acid untuk Menjaga Kelembapan Kulit Wajah

Pentingnya Hyaluronic Acid untuk Menjaga Kelembapan Kulit Wajah
Ilustrasi kulit Lembab.

JAKARTA — Kombinasi cuaca panas, polusi, hingga penggunaan ruangan ber-AC sering kali menyebabkan kulit menjadi kering, kasar, iritasi, bahkan kusam.

Banyak orang mengandalkan penggunaan pelembap secara rutin, namun langkah tersebut terkadang belum cukup untuk mempertahankan hidrasi kulit di tengah iklim ekstrem.

Dokter estetika dr. Sebastian Hadyan, M.Sc., FINEM, Medical Director SAÉ Clinique, menyarankan penggunaan zat aktif hyaluronic acid (HA) untuk mengatasi masalah ini.

Bahan yang secara alami diproduksi tubuh ini dikenal sebagai "magnet air" karena kemampuannya mengikat molekul air hingga 1.000 kali berat molekulnya sendiri.

"Di tingkat sel, ada tiga protein utama yang paling bertanggung jawab atas kesehatan kulit, yaitu hyaluronic acid, kolagen, dan elastin. Di antara ketiganya, HA berperan langsung dalam menjaga hidrasi karena mampu menarik dan mengunci molekul air di dalam kulit, menjadikannya fondasi utama bagi kulit yang lembap dan kenyal," jelas dr. Sebastian.

Manfaat hyaluronic acid tidak hanya menjaga kelembapan, tetapi juga memperkuat fungsi skin barrier serta membantu proses penyembuhan luka dan regenerasi jaringan kulit.

Seiring bertambahnya usia, kadar hyaluronic acid alami dalam tubuh akan terus menurun, yang dipercepat pula oleh paparan sinar ultraviolet dan lingkungan ber-AC.

Penggunaan serum atau pelembap yang mengandung bahan ini memang efektif, namun efektivitasnya sangat bergantung pada ukuran molekul yang digunakan dalam produk tersebut.

"Molekul berukuran besar umumnya bekerja di lapisan terluar kulit dengan membentuk lapisan yang membantu mengurangi penguapan air, sementara molekul yang lebih kecil dapat menembus lebih dalam, meski formulasi produk juga berperan dalam menentukan efektivitasnya," kata dr. Sebastian.

Selain pemberian HA, pendekatan regeneratif seperti penggunaan polynucleotide juga mulai banyak digunakan untuk memperbaiki skin barrier dan mengurangi inflamasi.

"Untuk permasalahan kulit kering pun pendekatannya sama. Kami targetkan HA, kolagen, dan elastin secara bersamaan. Kemudian diperkuat dengan Hyaluronic Acid ekstra untuk memberikan kelembapan, serta dukungan Polynucleotide untuk memastikan hidrasi tersebut tetap terjaga secara optimal di dalam kulit. Kombinasi inilah yang kami hadirkan di SAÉ Clinique melalui ThréeVive Moist," ujar dr. Sebastian.

Pendekatan ini berfokus pada dukungan terhadap mekanisme alami kulit agar mampu mempertahankan kelembapan dan elastisitas dalam jangka panjang.

"Diaplikasikan melalui injeksi, ia bekerja langsung di lapisan dermis mendukung kerja dari fibroblast untuk memproduksi kolagen, elastin, dan terutama Hyaluronic Acid secara alami. Yang menjaga kadar air pada kulit agar tetap terhidrasi," katanya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index