Promo & Program MBG Jadi Katalis Positif Kinerja Emiten Ritel

Senin, 15 Juni 2026 | 02:17:31 WIB
PT Mitra Adiperkasa Tbk.

JAKARTA – Ramalan kinerja positif bagi emiten ritel diprediksi masih berlanjut meskipun momentum Lebaran 2026 telah usai. 

Sejumlah katalis baru kini muncul, mulai dari gencarnya program diskon dari para peritel, perbaikan same store sales growth (SSSG), hingga dorongan daya beli masyarakat melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah.

Sepanjang April hingga Juni 2026, sejumlah emiten ritel aktif meluncurkan promo. PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk. (MAPA) menawarkan diskon hingga 50% sejak April hingga awal Juni, PT Mitra Adiperkasa Tbk. 

(MAPI) melalui merek Marks & Spencer memberikan diskon terbatas hingga 50%, serta PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk. (ACES) menggelar program tahunan Boom Deals pada awal Juni.

Dalam risetnya tanggal 12 Juni 2026, analis BRI Danareksa Sekuritas, Christy Halim dan Sabela Nur Amalina, mencatat adanya tren perbaikan penjualan peritel pada April dan Mei 2026. 

Meski ada kekhawatiran terkait melambatnya permintaan pasca-Lebaran, terdapat tanda-tanda pemulihan berkelanjutan pada SSSG PT Midi Utama Indonesia Tbk. (MIDI) sebagai peritel kebutuhan pokok. 

MIDI mencatatkan SSSG 1,1% YoY pada April 2026, membaik dibanding April 2025 yang terkontraksi 14,8% YoY, bahkan meningkat menjadi 7,15% pada Mei 2026. 

Sementara itu, ACES mencatatkan SSSG April 2026 sebesar 2,4% YoY, yang meski lebih rendah akibat pergeseran waktu Lebaran, masih berada dalam target manajemen sebesar 2% hingga 4%.

Di pasar saham, optimisme investor tampak dari pergerakan harga saham emiten ritel yang mengungguli IHSG. 

Per penutupan 12 Juni 2026, saham MIDI menguat 11,94% dan MAPI melonjak 27,35% dalam tiga bulan terakhir, sementara IHSG justru terkoreksi 18,70%. 

BRI Danareksa Sekuritas tetap mempertahankan rekomendasi overweight untuk sektor ritel karena valuasi yang dinilai sudah mencerminkan kekhawatiran kondisi makro.

Secara terpisah, analis IPOT Sekuritas mencatat penjualan emiten ritel pada kuartal I/2026 tumbuh 12,8% YoY, melampaui rata-rata pertumbuhan lima tahun sebesar 11,5% YoY. 

Kinerja April 2026 juga dinilai solid karena pemulihan konsumsi masyarakat yang salah satunya didorong oleh program MBG pemerintah. 

Namun, risiko jangka panjang seperti kenaikan harga minyak dan potensi kenaikan harga Pertamax tetap diwaspadai karena dapat menekan konsumsi dan SSSG peritel.

Terkini