Emiten ERAA Siap Tebar Dividen Tunai Rp25 per Lembar Saham

Selasa, 30 Juni 2026 | 02:44:01 WIB
Ilustrasi Gerai Erafone Milik PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA)

JAKARTA — Emiten ritel pemasar perangkat telekomunikasi terkemuka PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) mengambil langkah strategis untuk membagikan deviden tunai.

Korporasi memutuskan untuk menebar keuntungan senilai total Rp389,62 miliar atau setara dengan Rp25 per lembar saham kepada para pemegang saham resmi.

Kebijakan pembagian keuntungan investasi tersebut disepakati usai perseroan sukses membukukan rapor keuangan yang positif sepanjang periode tahun buku 2025.

Keputusan krusial itu secara resmi telah disetujui dalam forum Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada hari Senin, 29 Juni 2026.

Langkah ini mencerminkan komitmen kokoh dari perseroan dalam menyuguhkan imbal hasil terbaik bagi para pemodal di tengah tren pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Wakil Direktur Utama Erajaya Swasembada Hasan Aula memaparkan alokasi dividen ini sejalan dengan konsistensi performa korporasi yang sukses memacu pertumbuhan usaha.

Keberhasilan ekspansi bisnis korporasi ritel raksasa tersebut tidak lepas dari berjalannya eksekusi strategi diversifikasi unit lini usaha baru yang ditekuni secara konsisten.

"Perseroan menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp25 per lembar saham, dengan total nilai mencapai Rp389,62 miliar kepada para pemegang saham," ujarnya.

Di sepanjang periode operasional 2025, Erajaya berhasil mengantongi angka penjualan bersih yang sangat masif yakni menyentuh Rp76,6 triliun di pasar domestik.

Perolehan transaksi jumbo tersebut diiringi laba kotor sebesar Rp8,35 triliun serta persentase margin laba kotor yang kokoh di level 10,9 persen.

Pihak manajemen menilai catatan impresif ini sukses diraih berkat adanya diversifikasi usaha yang membuat roda bisnis tidak lagi bergantung penuh pada gawai ponsel.

Walau sektor digital dan seluler masih mendominasi pendapatan lewat sumbangsih mencapai 74 persen, Erajaya terbukti lihai memperkuat pondasi sektor bisnis non-gadget lainnya.

Tercatat lini bisnis internasional menyumbang angka pendapatan sebesar 14,8 persen, disusul lini active lifestyle 7,5 persen, serta food & nourishment 3,8 persen.

Penguatan struktur portofolio dagang korporasi juga agresif digenjot lewat kerja sama kemitraan bersama jajaran pemegang lisensi merek internasional teranyar di Indonesia.

Sepanjang tahun 2025, Erajaya sukses memboyong brand minuman kekinian CHAGEE, lini kendaraan listrik ramah lingkungan XPENG, hingga perlengkapan olahraga ANTA dan Wilson.

Tren positif performa komersial perusahaan terpantau terus bergulir manis hingga memasuki laporan pembukuan berkala kuartal pertama tahun 2026.

Perseroan sukses mencatatkan lonjakan nilai omzet bersih sebesar Rp22,4 triliun, melesat tumbuh sebesar 41,1 persen dibanding performa periode yang sama tahun lalu.

Akselerasi laba ini didongkrak oleh pertumbuhan menyeluruh di segala sektor vertikal seiring masifnya perluasan jaringan toko fisik serta pematangan lini usaha ritel.

Hingga masa penutupan bulan Maret 2026, Erajaya tercatat telah mengoperasikan jaringan ritel modern dengan kuantitas melampaui lebih dari 2.400 gerai di Indonesia.

Di samping itu, perusahaan juga giat memperkuat integrasi ekosistem omnichannel lewat optimalisasi kanal belanja digital terpadu serta program loyalitas pelanggan bernama MyEraspace.

Platform loyalitas konsumen yang dikembangkan mandiri oleh internal korporasi tersebut dilaporkan telah berhasil merangkul basis keanggotaan aktif hingga menembus 17,5 juta member.

Di balik urusan bisnis, emiten berkode saham ERAA ini juga berkomitmen menyelenggarakan rangkaian program kepedulian lingkungan hidup berstandar ESG secara berkelanjutan.

Aksi nyata tersebut dituangkan melalui tata kelola sampah elektronik, konservasi alam di kawasan Tahura Bandung, hingga sokongan program vokasi bagi dunia pendidikan.

Hasan menegaskan bahwa pondasi diversifikasi yang kokoh ini diyakini bakal mengamankan laju pertumbuhan profitabilitas jangka panjang perusahaan di masa depan.

"Kami akan terus memperkuat strategi diversifikasi dan inovasi bisnis sehingga Erajaya dapat tetap relevan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan dan menjaga pertumbuhan jangka panjang," katanya.

Terkini