OJK Resmi Sahkan Pendirian DPLK Sinarmas Asset Management di Indonesia

OJK Resmi Sahkan Pendirian DPLK Sinarmas Asset Management di Indonesia
Ilustrasi Gedung perkantoran modern bertingkat tinggi pencakar langit.

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mengesahkan pendirian Dana Pensiun Lembaga Keuangan Sinarmas Asset Management (DPLK SAM).

Pengesahan tersebut dituangkan melalui Keputusan DK OJK Nomor KEP-39/D.05/2026 tanggal 5 Juni 2026 yang ditandatangani oleh Ogi Prastomiyono.

Ketua Pengurus DPLK SAM, Stephanus Rudi, menyatakan bahwa lembaganya kini menjadi DPLK pertama di Indonesia yang berasal dari manajer investasi.

DPLK SAM diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi industri dana pensiun dengan fokus menyasar peserta individual serta pekerja informal.

“DPLK SAM bertekad menjadi pilar terpercaya dalam mewujudkan kemandirian finansial bagi masyarakat Indonesia di hari tua melalui pengelolaan dana pensiun yang aman dan berbasis teknologi digital,” ucap Stephanus.

Terdapat tiga prinsip utama yang diusung oleh DPLK SAM, yakni mendorong perencanaan pensiun dini, menyediakan produk inklusif, serta integrasi teknologi digital.

Produk utama yang ditawarkan meliputi DPLK individu, program pensiun untuk korporasi, dana kompensasi pasca kerja, serta dana pendidikan anak.

“Dengan orientasi digitalisasi dana pensiun, produk-produk DPLK SAM dapat dibeli secara online baik melalui aplikasi digital maupun website untuk memudahkan akses pekerja atau individu memiliki program DPLK,” tambah Stephanus.

Sebagai informasi, DPLK SAM didirikan oleh Sinarmas Asset Management yang merupakan bagian dari pilar bisnis keuangan Grup Sinar Mas sejak tahun 2012.

OJK sendiri memastikan bahwa proses perizinan telah dilakukan secara ketat dengan menilai aspek permodalan, tata kelola, manajemen risiko, hingga operasional.

Kepala Eksekutif OJK, Ogi Prastomiyono, menilai langkah manajer investasi masuk ke industri dana pensiun didorong oleh besarnya potensi pasar jangka panjang.

“Ke depan OJK melihat persaingan industri DPLK akan semakin dinamis dengan fokus tidak hanya pada perluasan jaringan, tetapi juga pada kualitas pengelolaan investasi, inovasi produk, digitalisasi layanan dan perluasan akses kepesertaan,” tegas Ogi.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index