JAKARTA - PT Bank KB Indonesia Tbk. (BBKP) membuka peluang lebar untuk naik kelas ke kelompok KBMI 3 dalam kurun waktu dekat ini.
Kendati demikian, langkah penambahan suntikan modal sangat diperlukan agar perseroan mampu menembus kelompok bank dengan modal inti sebesar Rp14 triliun hingga Rp70 triliun tersebut.
Direktur Utama KB Bank Kunardy Darma Lie mengutarakan bahwa tambahan modal menjadi prasyarat krusial agar perseroan mempunyai ruang gerak yang lebih longgar dalam mengucurkan kredit, terutama pada segmen korporasi.
“Jadi itu kami masih menunggu. Harapan kami adalah segera, mungkin tahun depan,” kata Kunardy saat ditemui di Jakarta Selatan, Kamis (2/7/2026).
Ketika dimintai keterangan seputar potensi penambahan modal dari sang induk usaha yaitu KB Kookmin Bank, Kunardy meyakini sokongan modal akan senantiasa dikucurkan jika sewaktu-waktu dibutuhkan.
Menurut pandangannya, grup perbankan asal Korea Selatan itu mempunyai reputasi raksasa sehingga siap menopang kebutuhan permodalan KB Bank usai jajaran manajemen memperlihatkan hasil kerja optimal dalam mendongkrak performa serta mengawal jalannya proses transformasi secara berkelanjutan.
“Itu jadi tantangan kami bersama untuk membuktikan bahwa turnaround-nya KB ini adalah sustainable,” ujarnya.
Hingga periode kuartal I/2026, pencapaian modal inti KB Bank secara konsolidasi tercatat menyentuh angka Rp7,48 triliun, yang memposisikan perseroan di dalam kelompok KBMI 2 atau bank dengan kepemilikan modal inti berkisar lebih dari Rp6 triliun sampai Rp14 triliun.
Kunardy menjelaskan bahwa pihak KB Bank sampai saat ini masih mengantongi rentetan pekerjaan rumah yang wajib dituntaskan secara menyeluruh, mulai dari aspek penguatan tata kelola perusahaan (governance), peningkatan mutu sumber daya manusia, hingga pembenahan sistem proses bisnis.
Kebijakan efisiensi, yang di dalamnya mencakup pemangkasan jumlah tenaga kerja pada waktu sebelumnya, dipaparkan olehnya sebagai rangkaian dari agenda transformasi demi memacu produktivitas serta daya saing internal perseroan.
Kunardy mempertegas bahwa manajemen KB Bank bertekad membentuk struktur organisasi yang jauh lebih ramping namun dibekali oleh kualitas SDM yang mumpuni agar tangguh berkompetisi di dalam industri perbankan nasional.
Bagi dirinya, rangkaian transformasi ini berperan sebagai fundamen penting sebelum pihak perseroan melancarkan agenda ekspansi bisnis secara lebih masif dan agresif ke depan.
“Jadi kami yakin bahwa dengan tim yang baik, dengan tim yang solid, dengan tim yang capable, kami akan terus bisa membuat transformasi ini berhasil,” pungkasnya.