JAKARTA - Perusahaan teknologi Apple dikabarkan sedang menggodok pembaruan signifikan untuk perangkat iPhone Air 2. Raksasa teknologi ini berniat menyematkan sensor kamera belakang kedua ketika gawai tersebut resmi dirilis pada tahun depan.
Kabar burung teranyar mengisyaratkan bahwa Apple lebih condong menjatuhkan pilihan pada lensa ultrawide ketimbang lensa telefoto guna melengkapi tatanan sistem fotografinya.
Data teranyar ini memperjelas teka-teki dari rumor terdahulu yang sekadar mengembuskan isu perihal kehadiran kamera ekstra, tanpa membeberkan secara mendetail jenis sensor yang hendak dipasang.
Keputusan krusial dari pihak Apple tersebut seketika memantik beraneka macam respons dari publik, mengingat sebagian konsumen menaruh ekspektasi tinggi terhadap kedatangan lensa telefoto di seri teranyar.
Hingga detik ini, manajemen Apple terpantau masih enggan memberikan pernyataan maupun konfirmasi resmi terkait rincian spesifikasi dari gawai tipis tersebut.
Kendati demikian, para pendukung dari kedua opsi jenis lensa itu sama-sama mempunyai argumentasi kokoh yang berlandaskan pada pemenuhan kebutuhan dokumentasi harian mereka.
Melalui pengujian pribadi menggunakan data di aplikasi Photos pada Mac, ditemukan lebih dari 90 persen foto dan video yang diambilnya menggunakan kamera utama.
Namun demikian, aktivitas pemanfaatan lensa sekunder memperlihatkan adanya kecenderungan pola yang kontras antara dokumentasi foto dengan rekaman video.
Aspek performa perekaman video dalam keadaan temaram atau minim cahaya pada lensa jenis ultrawide disinyalir menjadi alasan utama mengapa lensa telefoto justru lebih kerap dipilih untuk kebutuhan dokumentasi.
Pada sudut pandang lain, kemampuan lensa ultrawide dinilai tetap mendominasi untuk kebutuhan memotret bentang alam luas, mengabadikan area sempit, hingga mengaktifkan mode makro.
Adanya jurang perbedaan preferensi konsumen tersebut dinilai membuat langkah yang diambil Apple menjadi tidak mudah, utamanya jika korporasi bersikeras mempertahankan bodi ramping khas iPhone Air.