6 Cara Blibli Naik 13 Peringkat di Fortune Indonesia 100

Minggu, 20 September 2026 | 10:23:00 WIB
6 Cara Blibli Naik 13 Peringkat di Fortune Indonesia 100

GARISBERITA.ID — Blibli berhasil menembus posisi 59 dalam daftar Fortune Indonesia 100 tahun 2026, naik 13 peringkat dari tahun sebelumnya. Pencapaian ini tidak lepas dari strategi omnichannel yang dijalankan perusahaan, mulai dari ekspansi toko fisik hingga integrasi ekosistem digital. Berikut enam faktor yang mendorong lonjakan tersebut.

Daftar Fortune Indonesia 100 tahun 2026 memeringkat 100 korporasi terbesar di Indonesia berdasarkan pendapatan. Ambang batas masuk tahun ini mencapai Rp 12,31 triliun pada tahun buku 2025.

Secara akumulatif, 100 perusahaan dalam daftar itu menyumbang 26,1% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia sepanjang 2025. Blibli sendiri melompat dari posisi 72 ke peringkat 59.

1. Pendapatan Neto Tembus Rp 22,4 Triliun

Pada tahun buku 2025, Blibli membukukan pendapatan neto konsolidasian Rp 22,4 triliun. Angka itu tumbuh 34% secara year-on-year dibandingkan tahun sebelumnya.

Lonjakan pendapatan ini menjadi dasar utama kenaikan peringkat Blibli dalam pemeringkatan Fortune Indonesia 100.

2. Pertumbuhan Semester I 2026 Capai 55%

Momentum pertumbuhan berlanjut pada semester pertama tahun buku 2026. Blibli mencatatkan pendapatan neto konsolidasian Rp 14,8 triliun, naik 55% secara year-on-year.

Sebagai perbandingan, pada periode yang sama tahun sebelumnya, pendapatan Blibli berada di angka Rp 9,6 triliun.

3. Ekspansi Jaringan Toko Fisik

Hingga akhir Juni 2026, Blibli mengoperasikan 326 toko elektronik konsumen dan 14 toko elektronik rumah tangga. Ada juga 1 toko fesyen dan olahraga.

Jaringan itu melengkapi 60 gerai supermarket premium yang dijalankan Ranch Market, serta 38 home and living experience center yang dioperasikan Dekoruma.

4. Kontribusi Seluruh Segmen Usaha

Kinerja Blibli ditopang kontribusi positif dari seluruh segmen usaha. Segmen Ritel 1P dan segmen institusi terus bertumbuh sepanjang periode.

Ekspansi jaringan toko fisik juga ikut mendorong peningkatan kinerja keseluruhan perusahaan.

5. Integrasi Ekosistem Blibli Tiket

Blibli terus mengembangkan integrasi berbagai kanal dan layanan dalam ekosistem Blibli Tiket. Langkah itu bertujuan meningkatkan relevansi layanan bagi pelanggan.

Terbaru, Bank BCA dan ekosistem Blibli Tiket merilis kartu kredit "One Card More Rewards." Kolaborasi ini menghubungkan kebutuhan consumer electronics, travel, groceries, hingga home and living dalam satu pengalaman terintegrasi.

6. Disiplin Operasional dan Strategi Jangka Panjang

Eric Winarta, Chief Corporate Officer & Investor Relations Blibli, menyebut pencapaian ini sebagai motivasi untuk memperkuat fundamental usaha. "Merupakan sebuah kehormatan bagi Blibli untuk kembali masuk dalam daftar Fortune Indonesia 100 tahun 2026 dan mencatatkan peningkatan posisi tahun ini," ujarnya.

Eric memastikan Blibli akan fokus pada pertumbuhan sehat melalui peningkatan produktivitas, penguatan margin, disiplin biaya, serta integrasi ekosistem yang semakin erat.

"Kami percaya bahwa perpaduan antara kapabilitas digital, jaringan fisik yang luas, dan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan pelanggan akan menjadi fondasi yang solid bagi penciptaan nilai jangka panjang," kata Eric.

Kenaikan 13 peringkat di Fortune Indonesia 100 menegaskan strategi omnichannel Blibli berjalan sesuai jalur. Dengan pendapatan yang terus tumbuh dua digit, posisi perusahaan di daftar korporasi terbesar Indonesia berpeluang terus menguat.

Terkini

Penebusan Pupuk Subsidi Takalar Baru 58 Persen

Minggu, 20 September 2026 | 14:58:00 WIB

6 Cara Blibli Naik 13 Peringkat di Fortune Indonesia 100

Minggu, 20 September 2026 | 10:23:00 WIB

ABUPI-IIEA Teken Kerja Sama Standar Badan Usaha Pelabuhan

Minggu, 20 September 2026 | 08:18:00 WIB