Polisi Periksa Saksi dan CCTV Kasus Wanita Ditendang di Senayan City

Polisi Periksa Saksi dan CCTV Kasus Wanita Ditendang di Senayan City

GARISBERITA.ID — Polda Metro Jaya masih menyelidiki kasus penendangan seorang wanita oleh pria berinisial RS (44) di Senayan City, Jakarta Pusat. Penyidik telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk terduga pelaku dan kerabatnya yang berada di lokasi kejadian. Rekaman CCTV di mal tersebut juga sudah disita dan dianalisis untuk pendalaman lebih lanjut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyatakan penyelidikan kasus penendangan wanita di Senayan City berjalan intensif. Pemeriksaan mencakup pihak terduga pelaku, kerabat yang ada di lokasi, serta sejumlah saksi lain.

"Jadi langkah-langkah pada saat ini sudah memeriksa beberapa saksi, termasuk pihak terduga pelaku dan kerabat yang berada di lokasi kejadian," kata Budi, Jumat (18/9/2026).

Selain saksi, penyidik menyita dan menganalisis rekaman CCTV di lokasi kejadian. Budi menyebut pendalaman masih berlangsung dan belum ada kesimpulan akhir soal peristiwa itu.

"Termasuk CCTV juga sudah dilakukan penyitaan dan analisa untuk dilakukan pendalaman berikutnya. Ini masih berjalan," tuturnya.

Korban Alami Syok dan Trauma

Korban masih menjalani pemulihan setelah insiden tersebut. Kepolisian menyatakan korban mengalami syok dan trauma, dan tengah memeriksa apakah ada luka atau cedera pada anggota tubuhnya.

"Ini memang harus kita pahami bahwa kita menyampaikan empati juga terkait tentang insiden ini mengakibatkan syok, trauma bagi korban saat ini," ujar Budi.

Penyidik juga akan menelusuri kondisi korban saat tersungkur akibat tendangan. Pemeriksaan itu untuk memastikan apakah korban mengalami cedera fisik selain dampak psikologis.

"Kita juga akan melihat kondisi korban, apakah dari tersungkur pada saat ditendang ada luka-luka, ada anggota tubuh yang cedera ataupun trauma yang dialami oleh korban," ungkapnya.

Polisi Minta Ruang untuk Penyelidikan Komprehensif

Budi meminta publik memberi ruang kepada penyidik agar penanganan perkara berjalan tuntas. Menurutnya, fakta kejadian perlu diungkap secara paripurna dan tervalidasi sebelum disimpulkan.

"Kita berharap memberikan ruang kepada teman-teman penyelidik dan penyidik untuk bisa secara komprehensif, secara paripurna, dan tervalidasi terkait tentang proses penyelidikan dan penanganan terhadap perkara ini," ucapnya.

Pernyataan itu disampaikan di tengah tekanan publik yang menuntut kejelasan kasus tersebut. Polisi belum mengumumkan status hukum RS maupun pasal yang mungkin dikenakan.

Senayan City Janji Kooperatif

Pengelola Senayan City angkat bicara soal insiden yang tersebar luas di media sosial. Lewat akun Instagram resmi @senayancityjkt, pihak mal menyatakan komitmen menjaga keamanan pengunjung.

"Senayan City senantiasa mengutamakan keamanan serta kenyamanan seluruh pengunjung. Kami siap bekerja sama dengan pihak berwenang sesuai peraturan yang berlaku," demikian pernyataan Senayan City, Kamis (17/9).

Penyelidikan kasus ini masih berjalan. Polisi belum membeberkan kapan hasil pemeriksaan saksi dan analisis CCTV akan diumumkan ke publik.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index